Bisyr Al Hafi suatu saat ditinggal wafat oleh saudara perempuan beliau Mudghah, yang termasuk juga sebagai kalangan ahli ibadah. Saat itu Bisyr terlihat menangis dan terpukul menghadapi peristiwa itu, hingga ada seorang bertanya kepada beliau,”Kenapa engkau merasa terpukul?”
Bisyr pun menjawab,”Aku telah membaca dalam beberapa kitab, bahwa seorang hamba jika lalai dalam berkhidmat kepada Rabb-nya, maka Ia akan mengambil teman dekatnya. Sedangkan Mudghah merupakan teman dekatku”. (Shifat Ash Shafwah, 2/339)
Begitulah hati yang hidup; hati yang sehat. Hati yang bersih ibarat gelas bersih yang terisi air yang jernih. Sedikit saja kotoran yang masuk ke dalamnya, akan terlihat dengan jelas. Sehingga tampak menjijikkan bila kotoran tersebut tidak segera diangkat.
Dalam jiwa orang-orang saleh, apa yang dia saksikan dan dia dengar, bisa menjadi pelajaran berharga. Seperti kisah Bisyr Al Hafi di atas. Beliau terpukul bukan karena ditinggal saudarinya, tapi khawatir hal itu terjadi karena kelalaiannya dalam beribadah.
Penutup
Sekian Penjelasan Singkat Mengenai Orang yang Hatinya Bersih Sensitif Terhadap Dosa. Semoga Bisa Menambah Pengetahuan Kita Semua.