Cemara Udang atau nama ilmiahnya adalah Casuarina equisetifolia merupakan salah satu tanaman asli Indonesia yang sangat cocok digunakan sebagai tanaman hias baik dijadikan bonsai maupun tanaman hias di taman rumah atau taman kantor juga bagus di tanam di taman kota. Secara alami cemara udang ini punya bentuk yang artistik dan mudah sekali dibentuk meliuk-liuk dan pertumbuhannya termasuk cepat.
Sangat lazim di sebut sebagai cemara udang karena gaya tumbuhnya yang cenderung meliuk meskipun sudah tumbuh bertahun-tahun lamanya. Ranting kecil dan daun nya yang berbentuk jarum menambah keindahan pohon ini. Warna batang yang gelap sangat menonjolkan kesan tua pada pohon ini.
Akar dan bagian organ tanaman cemara udang memang sudah adaptif dengan
air laut. Dan memang kebanyakan garam pada tingkat organ justru dapat
ditangani secara baik oleh tanaman ini. Maka tidak heran jika, banyak
pembudidaya bonsai cemara udang yang beberapa kali waktu menyiram bonsai
cemara ini dengan air laut. Dan memang terbukti tanaman cemara udang
lebih sehat. Namun, memang akan sedikit kesulitan jika orang yang
membeli bonsai tersebut dari tempat yang jauh dari pantai, sehingga
untuk mendapatkan air lautnya sulit. Maka, ini bisa diakali dengan cara
membuat larutan garam dapur untuk beberapa liter, kemudian disiramkan
pada tanaman bonsai cemara udang. Silakan anda praktekan, semoga cara
ini berhasil dan memang sudah terbukti.
Cara perbanyakan Cemara Udang bisa dilakukan dengan stek batang. Cara stek dilakukan dengan mengambil cabang kecil berdiameter 1 mm dan panjang 5 cm dan kemudian direndam dalam larutan naphthalene-1-acetic acid (NAA) sebelum ditanam dalam pot plastik. Manfaat utama Cemara Udang adalah untuk menstabilisasi daerah berpasir di tepi pantai, sebagai tanaman peneduh, reklamasi lahan dan pengontrol erosi.
Penutup
Sekian Penjelasan Singkat Mengenai CARA PERBANYAKAN BIBIT CEMARA UDANG (Casuarina equisetifolia) . Semoga Bisa Menambah Pengetahuan Kita Semua.



